LURUH LARAH FILSAFAT BERISIK DIAM di balik Riuh Pendidikan Pentakostal KeIndonesiaan
Aksiologi pemulihan menuntut perubahan konkret dalam praktik Pendidikan Agama Kristen, khususnya di kalangan Pentakostal. Transformasi nilai tidak dapat berhenti pada refleksi teoritis, tetapi harus diterjemahkan ke dalam desain pedagogis yang nyata. Pendidikan Pentakostal perlu disusun dengan kesadaran ritmis agar menemukan kekuatannya saat “berisik” atau “diam”. Tanpa desain yang disengaja, keheningan akan selalu kalah oleh dorongan untuk mengisi setiap ruang dengan suara.
Penulis : Prof. Dr. Frans Pantan, M.Th. D.Min
ISBN : On Proses
